A.
Aliran
ilmu ekonomi
1.
Aliran praklasik
Terdiri
dari:
a.
Yunani kuno
Pembahasan
ekonomi masih merupakan bagian dari filsafat khususnya filsafat moral. Aliran
praklasik yunani kuno terdiri dari 2 pemikiran yakni:
-
Plato
Membedakan
3 jenis pekerjaan manusia dalam melaksnakan perekonomian yakni sebagai
pengusaha, tentara dan pekerja
-
Aristoles
Berpendapat
bahwa ekonomi merupakan suatu bidang tersendiri yang pembahasannya harus
dipisahkan dari bidang lainnya. Ilmu ekonomi menurut Aristoles adalah pemikiran
tentang pertukaran barang dan kegunaan uang dalam pertukaran barang tersebut
b.
Kaum skolastik
Pemikiran
aliran skolastik menekankan pada kuatnya hubungan ekonomi dengan masalah etika
serta masalah keadilan. Dengan berpatokan pada harga yang adil dan pantas,
unsure etika harus disertakan dalam aktivitas tukar menukar barang. Kalau
seseorang menetapkan harga barang jauh melebihi biaya dan pengorbanan tenaga
yang dibutuhkan untuk menciptakan barang berarti dia telah melanggar etika dan
tidak pantas dihormati
c.
Merkantilisme
Aliran
ini berpedapat bahwa ekonomi dalah kegiatan perdagangan internasional. Apabila
sebuah negara ingin maju maka harus melakukan perdagangan internasional.
d.
Fisiokratis
Pokok
pikiran aliran ini adalah actor utama terhadap ekonomi adalah alam dan
menganggap kelas yang produktif adalah para petani
2.
Aliran klasik
Berpendapat
bahwa perekonomian harus bebas tampa campur tangan pemerintah karena apabila
terlalu banyak campur tangan pemerintah pasar akan mengalami gangguan yang
membawa ketidakseimbangan perekonomian.
3.
Aliran neoklasik
Berpendapat
bahwa di dalam perekonomian terdapat pembentukan harga. Harga ditentukan oleh 2 kekuatan di pasar yaitu
penawaran dari produsen dan permintaan dari konsumen
4.
Aliran historis
Berpendapat
bahwa campur tangan pemerintah dalam perekonomian diakui sangat dibutuhkan agar
tujuan social dari proses ekonomi dapat diarahkan pada kondisi yang diharapkan
bersama
5.
Aliran sosialis
Berpendapat
bahwa suatu negara dalam menjalankan perekonomian harus dijalankan secara
bersama-sama tanpa perbedaan peran dan fungsi
6.
Aliran Keynes
Menurut
Keynes perekonomian diciptakan oleh adanya penawaran dan permintaan, tetapi
penawaran tidak selalu menciptakan permintaan karena permintaan masyarakat
dipengaruhi oleh pendapatan yang diterima. Tidak semua pendapatan untuk membeli
barang konsumsi tapi sebagian pendapatan untuk ditabung dan apabila terjadi
penyimpangan akibat penawaran dan permintaan maka dibutuhkan campur tangan
pemerintah agar kondisi menjadi kembali normal.
7.
Aliran Neokeysian
Adalah
aliran yang berpendapat bahwa ada 3 teori tentsng perekonomian:
a.
Teori siklus
Perekonomianmengalami
4 fase yaitu:
-
Resesi adalah kondisi
ketika menurun
-
Stagnasi adalah
pertumbuhan yang berjalan lambat
-
Ekspansi adalah
aktivitas memperbesar usaha
-
Puncak
b.
Teori pertumbuhan
ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi akan berjalan pesat apabila para usahawan mau mengambil resiko dan
inovatif mengembangkan usaha
c.
Kebijakan fiscal vs
moneter
Kebijakan
fiscal adalah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam menjalankan
perekonomian dengan merubah anggaran pendapatan maupun pengeluaran sedangkan
kebijakan moneter adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh bank dalam menjalankan
pereknomian melalui pengaturan uang yang beredar
B.
Sistem
Ekonomi
Sistem adalah suatu kesatuan susunan sedangkan
ekonomi adalah ilmu yang mempelajari manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Dari
pengerian di atas maka yang dimaksud sistem ekonomi adalah suatu susunan dari
unsure-unsur ekonomi yang saling berhubungan dan bekerja secara bersama sebagai
suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem ekonomi terdiri dari:
1.
Sistem
ekonomi tradisional
Pada sistem ekonomi tradisional semua
kegiatan produksi distribusi dan konsumsi dilakukan sesuai dengan kebiasaan
(tradisi) yang diwariskan oleh nenek moyang.
Teknologi produksi yang digunakan pada sistem ini sangat sederhana dan produktifitas
pun juga masih sangat rendah. Pada sistem ekonomi tradisonal perubahan produksi
da konsumsi hamper tidak pernah ada karena masyrakat tradisional sulit untuk
merima pembaharuan. Tujuan utama masyarakat tradisional adalah mempertahankan
kebiasan nenek moyang, mereka bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup
sedangkan peningkatan hidup bukanlah tujuan mereka, sehingga masyarakat
tradisional tidak memperdulikan hubungan faktor produksi yang terbatas dengan
kebutuhan hidup yang tidak terbatas. Masyarakat tradisional hidup berdasarkan
norma-norma yang telah diturunkan dari generasi ke geneasi.
2.
Sistem
ekonomi komando
Sistem ekonomi komando disebut juga sistem
ekonomi terpusat atau tersentralisasi dalam sistem komando jumlah dan jenis
barang yang diproduksi ditentukan oleh pemerintah. Pemerintah mengatur dan
merencanakan penggunaan faktor produksi yang terbatas. Menurut sistem ini
pemerintah mempunyai kekuasaan yang besar terhadap faktor-faktor produksi karena sebagian besar modal dan alat produksi
dimiliki pemerintah.
Sistem
ekonomi komando mempunyai kelebihan-kelebihan yaitu:
a. Pemerintah
bertanggung jawab penuh terhadap perekonomian
b. Relatif
mudah melakukan pemerataan pendapatan dan pengendalian harga
c. Mudah
menentukan dan melaksanakan produksi dan distribusi barang
d. Penggangguran
dapat diatasi
Tetapi
selain mempunyai kelebihan sitem ekonomi komnado pun mempunyai kekurangan
yaitu:
a. Kurang
menghargai dan memperhatikan karya cipta pribadi
b. Konsumen
tidak dapat memperoleh barang dan jasa sesuai dengan keinginan
c. Pemerintah
pada praktiknya mengalami kesulitan menghitung semua kebutuhan masyarakat dan
besarnya biaya produksi
3.
Sistem
ekonomi pasar
Sistem
ekonomi pasar adalah sistem ekonomi dimana pemerintah memberikan kebebasan
kepada perseoranagn dan abdan swasta untuk menyelenggarakan produksi dan
konsumsi menurut pertimbangannya sendiri. Sistem ekonomi pasar disebut juga
dengan sistem ekonomi kapitalis. Sistem ekonomi pasar mempunyai kelebihan
sebagai berikut;
a. Kebebasan
memilih alat produksi dan modal
b. Kebebasan
usaha
c. Terdapat
persaingan diantara pengusaha
Selain
kelebihan sistem ekonomi pasar pun memilki kekurangan yaitu;
a. Persaingan
tidak sehat
b. Pendapatan
dan kekayaan tidak merata
c. Timbul
ekstenalitas atau dampak imbasan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar