A.
Pelaku
pelaku ekonomi
1. Rumah
tangga kosumsi (kunsumen)
Rumah
tangga kosumsi adalah bagian dari masyarakat baik sebagai perseorangan,
kelompok orang, lembaga-lembaga maupun badan-badan sebagai konsumen barang dan
jasa hasil produksi. Dari rumah tangga konsumsi tersedia tenaga kerja dan
tenaga kerja usahawan. Dalam melakukan kegiatan ekonomi rumah tangga konsumsi
memiliki factor produksi, dari factor produksi tersebut rumah tangga konsumsi
akan menerima pendapatan:
a. Pemilik
tenaga kerja akan menerima upah
b. Pemilik
lahan atau tanah yang disewakan akan mendapatkan sewa
c. Pemilik
modal akan memperoleh bunga sebagai
pengghasilan
d. Pemilik
keahlian akan mendapat laba usaha
Penghasilan yang diterima oleh pemilik
factor produksi inilah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Pembelajaan
dari rumah tangga konsumsi mencapai 60% - 80% pembelanjaan nasional.
2. Rumah
tangga produksi (perusahaan)
Rumah
tangga produksi adalah pengusaha perorangan atau badan usaha yang melakukan
kegiatan menciptakan dan menambah nilai guna barang dan jasa (produksi)
3. Rumah
tangga negara (pemerintah)
Dalam
kegiatan perekonomian pemerintah memegang perananan penting yakni mengatur,
menstabilkan dan mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat. Pemerintah
berkewajiban untuk memberikan bimbingan, pengarahan dan iklim sehat bagi
perkembangan dunia usaha melalui kebijakan dan perundang-undangan. Pemerintah
berperan langsung secara aktif dalam kegiatan ekomoni yang tidak diminati
pengusaha swasta karena investasi yang besar.
4. Masyarakat
luar negeri
Masyarakat
luar negeri sebagai pelaku ekonomi adalah negara asing yang membeli barang dan
jasa hasil produksi yang kita ekspor dan yang menjual barang-barang yang kita
kita impor. Perdagangan luar negeri memberikan sumbangan yang sangat penting
dalam meningkatkan kegiatan ekonomi suatu negara.
Keuntungan
perdaganagn luar negeri adalah:
a. Meningkatkan
kegiatan ekonomi dan pendapatan nasional
b. Efisiensi
penggunaan factor-faktor produksi
c. Membuka
kesempatan untuk mengimpor barang kualitas baik dengan harga murah
d. Kemajuan
keahlian dan teknologi
B.
Interaksi
antar pelaku ekonomi
1. Ekonomi
sederhana (dua sector)
Adalah
kegiatan ekonomi yang hanya melibatan 2 pelaku ekonomi yakni rumah tangga
konsumsi dan rumah tangga produksi. Dimana pada kegiatan ini kebutuhan rumah
tangga konsumsi dihasilkan oleh rumah tangga produksi sehingga terdapat 2
proses, proses pertama adalah penerimaan barang kebutuhan dari produsen ke pada
konsumen dan pada proses kedua penerimaan uang dari konsumen kepada produsen
2. Campur
tangan pemerintah (tiga sector)
Adalah
kegiatan ekonomi yang melibatkan 3 pelaku ekonomi yakni konsumen, perusahaan
dan pemerintah. Dimana pada kegiatan ini terdapat 3 proses atau alur yakni:
a. Arus
pembayaran pajak dari perusahaan dan konsumen kepada pemerintah
b. Arus
pembayaran dari pemerintah untuk pemakaian barang/jasa kepada perusahaan
c. Arus
pembayaran dari pemerintah atas penggunaan faktor produksi kepada konsumen
3. Kegiatan
ekonomi terbuka
Adalah
kegaiatan ekonomi yang melibatkan 4 pelaku ekonomi yakni komsumen, perusahaan,
pemerintah dan masyarakat luar negeri. Pada ekonomi terbuka terdapat 4 alur
yaitu;
a. Arus
pendapatan perusahaan dari kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan dengan
masyarakat luar negeri
b. Arus
pendapatan masyarakat luar negeri dari kegiatan impor
c. Arus
pedapatan konsumen dari kegiatan ekspor dan impir
d. Arus
pendapatan pemerintah dari pajak perdagangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar